Thursday, June 21, 2012

A Thousand Years



Heartbeats fast , Colors and promises
How to be brave , How can I love when I’m afraid to fall
But watching you stand alone , All of my doubt suddenly goes away somehow
One step closer



I have died everyday waiting for you Darling don’t be afraid I have loved you
For a thousand years , I love you for a thousand more      


 Time stands still , Beauty in all she is

 I will be brave  , I will not let anything take away 
 What’s standing in front of me , Every breath 
Every hour has come to this , One step closer


I have died everyday waiting for you Darling don’t be afraid I have loved you
For a thousand years , I love you for a thousand more         
 And all along I believed I would find you , Time has brought your heart to me
 I have loved you for a thousand years , I love you for a thousand more 


One step closer 
One step closer    


I have died everyday waiting for you , Darling don’t be afraid I have loved you
For a thousand years , I love you for a thousand more


 And all along I believed I would find you , Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years , I love you for a thousand more 

Saturday, June 16, 2012

Awal dan Akhir perjalananku (SEKARANG dan NANTI)

Kata, "CINTA".
tak pernah lagi aku eja ataupun aku rangkai menjadi sebuah kalimat.
Kata "SAYANG".
tak akan aku dengar lagi. dan tak akan pernah terucap lagi.


Kini semua itu telah hilang. entah kemana.
dan tak pernah aku ketahui akhir kisahnya.
dan aku juga tak pernah tahu akhir ceritanya.
entah happy ending, atau sad ending.


tak pernah aku tahu akhir cerita.
dan tak pernah aku tahu jalan cerita.




"AKU MENCINTAIMU"
sebuah kata-kata yang mungkin konyol bagi kita.
tak mungkin 2 sahabat akan menjadi 1 hati.


entah kenapa aku berpikir seperti ini.
mungkin karena aku takut terjatuh lagi dengan kata sahabat.
tapi aku sadar, bahwa aku benar-benar mencintaimu.
"TULUS"
"TITIK tanpa tanda KOMA"
"APA ADANYA bukan ADA APANYA"



 tapi kenapa kamu tiba-tiba putuskan hubungan kita.
yang baru kita bangun selama 2 bulan.
dan kamu telah hancurkan perasaanku.
tanpa kamu tahu apa yang aku raakan (sakit dan sangat sakit)




Lama kemudian baru aku menyadari semuanya.
"AKU, BUKAN MILIKMU LAGI"
dan "AKU BUKAN UNTUKMU LAGI (pengisi hatiku)"


selama aku menyadari itu samua,
aku merasa "GALAU (RINDU)"
karena lama sudah aku berdiri tanpa cintamu.






Dan ini hanyalah harapan kosong yang mungkin tak akan terjadi (BAGIKU)
Tetapi, mungkin ada jalan lain untuk menyatukan kita kembala suatu saat nanti
(JIKA TUHAN BERKEHENDAK MEMPERSATUKANNYA)...
(NANTI JIKA MASIH ADA WAKTUNYA)...




AKU BERHARAP ITU BENAR-BENAR TERJADI. DAN KITA AKAN MENJADI SATU... (suatu saat nanti)




...AMIN... :'( :'|

CURAHAN HATIKU

Sekarang, kamu telah pergi.
meninggalkan sejuta kenangan.
juga rasa yang masih melakat dalam jiwaku...


Suara.
selalu teringat suaramu.
selalu terbayangkan kata-kata indah.
tapikini semua terasa hening tanpa suaramu...


Senyummu.
yang dahulu selalu membalas sapa senyum lembutku.
yang dahulu selalu hiasi wajahmu.
kini semua telah hilang.
kini semua telah surut...


 "Sayang".
kata-kata yang sering terucap dari bibir manismu.
yang selalu kamu ucapkan hanya untukku.
kini semua telah hampa.
kani semua telah tiada.
kini semua tak pernah aku dengar lagi...


 Ini sebuah kisahku.
yag mungkin hanya singkat kata dan cerita.
yang tak akan pernah aku rasakan lagi di kehidupan nyata.
yang tak akan pernah aku rangkai sebuah cerita (kenangan dan harapan),
ataupun yang tak akan pernah aku urai menjadi sebuah kalimat....

Friday, June 15, 2012

CERITA INI, KISAHKU...,

kenapa kamu salahin aku.
dan kenapa harus aku yang salah.
aku enggak pernah tahu maksud kamu cintai aku.
kamu enggak pernah sadar dengan kesalahanmu.
yang selama ini kamu perbuat,
yang selama ini kamu lakukan kepadaku.


aku tahu, kamu pernah janji pada dirimu sendiri.
kamu bilang aku adalah satu-satunya
orang yang kamu sayang di hidupmu ini.
teryata, kamu ingkari janji.
kamu pergi tinggalkan aku tanpa sebab.
kamu putuskan pergi kelain hati.


tapi kamu enggak pernah sadar.
kamu buat aku nangis,
kamu buat hatiku remuk, rempu.
kamu buat aku hilang tak tahu arah.
kamu juga telah butakan hatiku, mataku, serta jalan hidupku.


mungkin jika aku berharap ini kembali.
ini begitu koyol.
ini begitu mustahil.
dan ini juga tak ada skenario-nya.


beribu kemutahilan yang aku harapkan.
yang telah lenyapkan semuanya.
dan tak akan pernah aku duga akhir kisahnya.
dengan senyataku ini...






" BAHWA BENAR INI MEMANG NYATA. DAN SENYATANYA MUNGKIN UNTUK AKU MENYADARINYA...."

DEFINISI CINTA

                                 " CINTA "




Perlahan ada yang berubah.
Cinta yang muncul dalam diam
dan tumbuh dalam keheningan.
Yang datang bahkan tanpa aku sadari.


Berjalan bersamamu,
larut dalam tawa dan semua kelakarmu.
Limbung dalam senyum dan tatapan mata.


Bahkan, saat jari-jariku meraihnya,
satu hal yang kerap terjadi sejak semula,
dan satu bisikan kecil di telinga...
Sesuatu di dadaku berdetak lebih cepat
dari yang aku duga.


Dan disaat aku semakin jatuh-bangun
untuk tetap ada dalam skenario
yang telah mereka tata,
dia malah semakin wajar
dan menjalani perannya dengan apa adanya.




Hampir putus asa,
lalu aku teriakkan kata-kata yang ada di hatiku (ke udara).
Tapi ternyata...mengup sia-sia.!


Aku, gadis itu, ada di dekatnya.
Hampir selalu bersamanya.
Tapi telah menjelma
menjadi apa yang pernah dia minta: angin!


Dan dia terlambat menyadari.
Saat melihat aku dengan hati,
dan bukan dengan kepentingan sendiri,
baru dia sadar...
Aku telah ada di seberang lautan!


Dan prahara itu benar-benar datang.
Menggulung bentang cakrawala,
memudarkan bianglala,
menarik fajar,
dan di kejahuan, bergerak perlahan...
...bayang-bayang malam!




Dan di sinilah aku sekarang...
...terseok menghalangi...


Ada yang perlahan berubah.
Cinta yang muncul dalam diam,
dan tumbuh dalam keheningan.
Yang datang tanpa aku sadari.




Terlalu pelan kesadaran itu datang.
Dan disaat mata hatinya terbuka,
aku sudah menjadi gumpalan...!!!

MY STORY

                                                                  KISAH  PERJALANAN  HIDUPKU



Sebuah harapan yang dulu pernah ada.
Yang telah di tata dengan baik dan rapi.
Yang telah dirangkai dari dulu.
Kini semua menjadi kelabu.


Sebuah harapan yang ada,
kini t'lah menjadi sebuah kenangan masa lalu.
Kini, kenangan itu selalu aku pendam dalam hati.
karena aku tidak igin semua orang tahu
tentang kenangan masa lalu-ku.


Memang sangat membahagiakan.
Memang sulit untuk aku lupakan.


Tapi, itu semua t'lah sirna.
Kini semua t'lah hilang terbawa badai.
Tenggelam bersama dengan matahari.
Dan mengalir begitu derasnya.
 Kini yang tersisa hanya air mata.
Yang terasa hanya kekecewaan dan kepedihan.


Aku terlalu sabar menghadapi semua ini.
Tetapi, hatiku selalu ingin memberontak.
Enggak bisa menahan semua amarahku.


Kini perasaanku selalu ingin memberontak.
Enggak bisa menahan semua ego.


Kenapa sekarang ini aku merasa bersalah.
Padahal aku enggak tahu apa yang telah terjadi


Aku bagaikan air yang mengalir tanpa tahu arah.
Mengisi celah-celah yang ada.
Menguap disaat panas, dan surut disaat pagi.
Dan merasa kehilangan (kekeringan) disaat kemarau tiba.


Disaat itu, aku aku telah hilang meninggalkan sebuah harapan baru.
Dan kenangan yang ada di masa lalu.


Dan disaat itu telah datang kehidupan nyataku (kehidupan yang baru).
Yang menguji diriku di tengah kegelapan
di tengah kesepian, dan di tenah kekeringan.


Disaat itu aku akan meninggalkan kehidupanku.
Dan akan kembali memjadi tanah.
Yang meninggalkan kebahagiaan, kisah perjuangan,
serta kenangan-kenanganku di dunia ini...

KISAH KU, DIRIMU, DAN DIRINYA

                                                                          AKU DAN KISAHKU



Memang aku sekarang bukan untukmu.
tapi kenapa hatiku ingin memiliki dirimu.
aku sadar,kamu ingin aku melupakan kenangan lalu.
antara aku dan juga kamu.


tapi, pintaku tak ingin hanguskan itu semua.
aku sadar, jika aku sangat memcintaimu.
walau kamu bukan siapa-siapa ku lagi.


kamu berharap, aku bisa merelakan kamu untuk-nya.
tapi sulit untuk bagiku.
karna harus merelakan dirimu untuk-nya.




Selalu teringat kenangan lalu.
dan sekarang, semua kenangan itu menyakitkan bagiku.
bak di terjang ombak besar yang sirnakan itu semua.




Dan menjadikan semua perjalanan kehidupanku
yang tak pernah aku ketahui jalan ceritanya...