KISAH PERJALANAN HIDUPKU
Sebuah harapan yang dulu pernah ada.
Yang telah di tata dengan baik dan rapi.
Yang telah dirangkai dari dulu.
Kini semua menjadi kelabu.
Sebuah harapan yang ada,
kini t'lah menjadi sebuah kenangan masa lalu.
Kini, kenangan itu selalu aku pendam dalam hati.
karena aku tidak igin semua orang tahu
tentang kenangan masa lalu-ku.
Memang sangat membahagiakan.
Memang sulit untuk aku lupakan.
Tapi, itu semua t'lah sirna.
Kini semua t'lah hilang terbawa badai.
Tenggelam bersama dengan matahari.
Dan mengalir begitu derasnya.
Kini yang tersisa hanya air mata.
Yang terasa hanya kekecewaan dan kepedihan.
Aku terlalu sabar menghadapi semua ini.
Tetapi, hatiku selalu ingin memberontak.
Enggak bisa menahan semua amarahku.
Kini perasaanku selalu ingin memberontak.
Enggak bisa menahan semua ego.
Kenapa sekarang ini aku merasa bersalah.
Padahal aku enggak tahu apa yang telah terjadi
Aku bagaikan air yang mengalir tanpa tahu arah.
Mengisi celah-celah yang ada.
Menguap disaat panas, dan surut disaat pagi.
Dan merasa kehilangan (kekeringan) disaat kemarau tiba.
Disaat itu, aku aku telah hilang meninggalkan sebuah harapan baru.
Dan kenangan yang ada di masa lalu.
Dan disaat itu telah datang kehidupan nyataku (kehidupan yang baru).
Yang menguji diriku di tengah kegelapan
di tengah kesepian, dan di tenah kekeringan.
Disaat itu aku akan meninggalkan kehidupanku.
Dan akan kembali memjadi tanah.
Yang meninggalkan kebahagiaan, kisah perjuangan,
serta kenangan-kenanganku di dunia ini...
No comments:
Post a Comment